7 Cara Membuat Power Point yang Menarik bagi Pemula

7 Cara Membuat Power Point yang Menarik bagi Pemula

erscharter.com – Microsoft Power point menjadi program komputer yang tidak lagi asing di masa sekarang ini. Dimana kebutuhan PPT ini tidak hanya berlaku bagi orang yang bekerja di kantoran saja. Akan tetapi juga diperlukan bagi anak sekolah, sekalipun pada jenjang tertentu. 

Penggunaan PPT secara maksimal, tentu mampu menunjang proses presentasi seseorang untuk mudah dipahami orang lain. Namun, apabila anda tidak mengerti cara membuat PPT, maka pasti akan sulit untuk melakukannya. Sehingga, tidak jarang membutuhkan waktu lama dalam pembuatannya. oleh sebab itu, sangat penting bagi anda untuk mengerti cara membuat power point yang menarik.

Cara Menggarap Powerpoint 

  1. Tentukan Garis Besar Pokok Bahasan

Sebelum menyusun materi ke bentuk PPT, maka sebaiknya anda terlebih dahulu menguasai materi. Supaya bisa melakukan hal tersebut, membaca adalah cara terbaiknya. Setelah membaca, barulah menentukan kata kunci pokok materi. Tujuan dari membuat garis besar pokok bahasan adalah supaya penyampaian materi dapat berlangsung dengan menghemat waktu.

  1. Tentukan Layout Slide

Pilihan layout slide bisa diakses di home bagian group layout. Layout memungkinkan anda untuk mengatur posisi dan letak dari sebuah teks, gambar, maupun diagram. 

  1. Pilihlah Template 

Supaya sewaktu presentasi tidak terjadi kesalahan dalam memahami materi, maka desain slide PPT  disesuaikan dengan tema materi. Agar audience tidak salah fokus terhadap presentasi anda. Desain template bisa diakses di beberapa website dengan bermacam variasi.  

  1. Pakailah visualisasi

Audience akan lebih cepat memahami materi yang disampaikan oleh pemateri melalui media visualisasi seperti gambar dan diagram. Selain itu, anda pun bisa memanfaatkan gambar kreatif, sehingga mampu memicu rasa ingin tahu audience untuk mau mengikuti jalannya presentasi sampai akhir. 

  1. Gunakan Pengaturan pada Teks

Teks materi haruslah dibuat rapi agar nyaman dipandang audience. Oleh karena itu, pastikan align dan jenis font yang digunakan dalam teks pada masing-masing slide sama. Namun, perlu diperhatikan bahwa ukuran font disesuaikan dengan penempatannya. Seperti apabila anda membuat judul, maka ukuran font harus lebih besar dibandingkan dengan subjudul lainnya. 

  1. Buatlah kesimpulan

Pemberian kesimpulan pada slide terakhir. Dimana kesimpulan ini dapat memberikan stimulus bagi audien untuk kembali mengingat poin penting yang telah disampaikan oleh pemateri dalam slide sebelumnya. 

  1. Manfaatkan Fitur Morph

Supaya tiap slide lebih menarik dan lebih hidup, maka anda perlu menambahkan animasi transisi dalam setiap pergantian slide, yakni menggunakan fitur morph.  

  1. Periksa Aksesibilitas

Tahap ini berfungsi untuk mengecek kembali kesalahan penulisan teks dalam PPT. Periksa aksesibilitas ini dapat diakses dengan memilih menu spelling pada sisi paling kiri pada menu review. Maka akan muncul kotak spelling dengan beberapa pilihan koreksi kata.

Baca Juga : Cara Diet Tanpa Olahraga, Memang Bisa?

Begitulah penjelasan mengenai cara membuat power point yang menarik. Ikutilah trik-trik tersebut, supaya PPT tidak terkesan membosankan.