Cara Diet Tanpa Olahraga, Memang Bisa?

Cara Diet Tanpa Olahraga, Memang Bisa?

erscharter.com – Memiliki tubuh ideal menjadi dambaan banyak orang. Tetapi, sering kali untuk menjadikan tubuh ideal justru kebablasan. Contoh yang sering terjadi adalah salah diet. Konsumsi makanan yang terlalu dibatasi. Olahraga yang terlalu ekstrem. Tubuh tidak menjadi ideal, justru malah sakit. Nah, berikut kami memberikan ulasan cara diet tanpa olahraga yang perlu dicoba. 

Diet Sukses Tanpa Olahraga, Berhasilkah?

Ada beberapa cara di bawah ini bisa dicoba. Berikut ulasannya. 

 

  • Membatasi Asupan Karbo Tetapi, Meningkatkan Jumlah Protein

 

Semakin bisa Anda membatasi asupan karbo masuk ke tubuh, semakin mudah proses diet berhasil. Dengan mengurangi jumlah karbo, maka bisa mengurangi jumlah berat air. 

Sebagai penggantinya, tambahkan porsi konsumsi protein. Protein berfungsi untuk memberikan rasa kenyang pada perut dengan lebih lama. Serta, mampu menjaga metabolisme tubuh lebih baik. 

Berdasarkan salah satu kutipan penelitian oleh Authority Nutrition, responden dengan memakan 441 sedikit kalori/ hari, berat badannya dapat turun sekitar 14 kg/ 12 minggu. Responden hanya meningkatkan konsumsi protein sebanyak 15% – 30%, tanpa membatasi asupan lainnya. 

Contohnya, konsumsi telur untuk sarapan, dada ayam, Greek Yogurt, ikan, dan kacang almond. Atau contoh lainnya yang mudah Anda temui di sekitar tempat tinggal. 

 

  • Mengurangi Jumlah Kalori 

 

Kalori dalam tubuh Anda harus lebih sedikit daripada yang dikonsumsi. Jika kalorinya lebih banyak, maka berat badan sukar turun. Tipsnya adalah hitung kandungan kalori pada makanan, sebelum memakannya. Serta, hindari camilan yang kaya akan kalori. Gantilah perbanyak makan sayuran sekaligus protein. 

 

  • Menggunakan Piring Kecil Vs Menggunakan Piring Besar

 

Otak akan menangkap dari apa yang terlihat. Jika Anda menggunakan piring kecil berisi makanan tidak sehat, otak akan menangkapnya seolah-olah porsi makan Anda banyak. Jadi, mampu merangsang untuk segera kenyang, walaupun piringnya kecil. 

Sebaliknya, gunakanlah piring besar untuk makanan sehat. Seolah-olah otak akan merangsang tidak segera kenyang, walaupun piringnya besar. Jadi, ini lebih ke strategi wadah untuk membatasi konsumsi tidak sehat dan menambah konsumsi sehat. 

 

  • Memperbanyak Minum Air Putih

 

Strateginya, 30 menit sebelum makan Anda harus meminum air putih sekitar 0,5 liter. Jika kekurangan air (dehidrasi) bisa meningkatkan rasa lapar. Dan dengan minum air putih, maka ketika makan nanti, bisa mengonsumsi sedikit kalori. 

Dari hasil penelitian, partisipan yang minum air 30 menit sebelum makan dapat menurunkan berat badan sekitar 44%/ 12 minggu. Mau untuk mengonsumsi air putih dan menghindari minuman manis? 

 

  • Menghindari Stres Dengan Menjaga Pola Tidur

 

Apabila Anda stress, produksi hormon kortisol Anda dapat meningkat. Sedangkan hormon kortisol dapat mengganggu hormon lainnya. Seperti mengganggu hormon leptin, ialah hormon perangsang rasa lapar. Hormon leptin terganggu, maka keinginan untuk ngemil semakin meningkat. Rasa laparnya meningkat. 

 

  • Melakukan Banyak Aktivitas

 

Secara tidak langsung, melakukan banyak aktivitas dapat membakar kalori, loh! Jadi, kuncinya tidak boleh mager, tidak boleh banyak rebahan. Lakukanlah banyak aktivitas yang bisa membuat tubuh gerak. 

 

  • Fokus Makan

 

Sering kali orang makan dengan melakukan aktivitas lain, seperti nonton TV, YouTube? Ternyata cara ini harus dihindari. Ketika hal itu terdistraksi, maka tanpa sadar bisa memakan makanan lebih banyak daripada saat fokus pada kegiatan makan saja yakni, bisa meningkatkan sekitar 25%. WOW. Mulai sekarang dihindari perilaku seperti itu, ya! Fokus dulu untuk makan. 

Baca Juga: 3 Cara Mendapatkan Pulsa Gratis Telkomsel

Nah, itulah cara diet tanpa olahraga. Ternyata bisa berhasil ya. Intinya tetap menjaga pola hidup sehat dan benar. Segera coba terapkan ya.